Selasa, 09 Agustus 2011

MEMANGGIL KHADAM MALAIKAT UNTUK MENDAPATKAN ILMU KESAKTIAN

“Bila anda menggunakan rohaniyah Thomkholis untuk membuat tubuh tidak tampak di mata orang, berjalan diatas air atau terbang diudara  dan beberapa misteri yang tidak dipahami  oleh orang yang sudah terlatih dalam mendapatkan hikmah laduni, maka jimat di baah boleh ditulis di kertas dengan minyak misik, za’faran, air mawar lalu digantung di kayu zaitun, delima, kismis dan tamarisk.
Tapi waktu menjalankan, pakaianmu dan tempatmu bersih, berpuasa, riyadhah. Lalu bacakan wiridanya 40X setelah shalat wajib. Waktu malam 100x selama 7 hari. Pada hari ketujuh akan tampak cahaya di malam hari. Bila kamu melihatnya berkatlah “tampakkan tubuhmu”. Empat malaikat di mukamu, lalu berisyarat apa yang kamu maukan.
Katakan,”Aku berharap anda mengajari aku ilmu dan hikmah.
Lalu empat lagi menampak padamu. Jadi jumlahnya 8.
Katakan pada mereka:”siapakah mereka itu?
Lalu ada empat lagi yang menampakkan diri, masing-masing membawa mushaf.
Katakan pada malaikat yang membawa mushaf:Berikan janji taat.
Katakana pada mereka“Bicaralah kepadaku sebagaimana aku bicara padamu”
Mintalah Apa yang kamu maukan, mereka akan mengajari kamu ilmu dan hikmah dimana kam bias menyelinapkan tubuhmu dari pandangan orang, terbang diangkasa atau berjalan diatas air. Apa saja yang kamu maukan mereka akan memnuhi. Mereka tidak akan berpisah denganmu hingga apa yang kamu maukan terlaksana. (Manba’u Ushulil Hikmah, halaman 225)


Bacaan dan jimatnya sebagai berikut :

FATWA KYAI MAHRUS ALI :
Nama-nama yang tersebut dalam bacaan  dimuka tidak dikenal. Jimatnya juga perkara baru (bid’ah). Rasulullah dan para ulama salaf tidak pernah mengajarkannya. Untuk apakah berjalan diatas air, era sekarang ini banyak sampan dan kapal fery. Untuk apakah bisa terbang di angkasa, di era sekarang ini ada boeing 747. Mau kemana anda pergi boeing siap mengantarkan. (jika memang malaikat tersebut bisa dijadikan khodam maka tentu saja para sahabat lebih dahulu menggunakannya dan tarikh islam akan menceritakan para sahabat akan sakti-sakti bisa terbang, berjalan diatas air, bisa menghilang maka tidak akan bisa dikalahkan musuh, ustman tidak akan terbunuh, Umar tidak akan sampai ditombak ketika shalat, Hasan dan Husain tidak akan terbunuh oleh pasukan mu’awiyah). Puasa seperti itu  bukan untuk Allah tapi untuk maksud duniawi. Allah berfirman :
Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat.(QS. Al-Syuraa:20)
Maka di antara manusia ada orang yang bendoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia”, dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat.Dan di antara mereka ada orang yang bendoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”Mereka Itulah orang-orang yang mendapat bahagian daripada yang mereka usahakan; dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya.(Al baqarah 200-202)
Amalan seperti itu dikatakan syirik dalam beribadah. Allah berfirman :
Katakanlah: Sesungguhnya Aku Ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: “Bahwa Sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa”. barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, Maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya”.(Surat Al-kahfi 110)
Bacaan dan jimat tersebut juga sia-sia belaka karena tiada perintahnya. Allah tidak pernah menyuruh untuk berbuat bi’ah. Amalan yang diterima hanyalah yang shaleh. Bid’ah itu tertolak. Rasulullah bersabda, “barangsiapa mengada-ngadakan sesuatu dalam urusan agama yang tiada terdapat (tuntunan) dalam agama maka dengans endirinya tertolak (Shahih Bukhari)
Amalan ahli bid’ah tidak diterima. Rasulullah bersabda :
“Allah tidak akan menerima amal ahli bid’ah hingga meninggalkan bid’ahnya“((Sunan Ibni Majah, hasan menurut Imam suyuti).
Empat malaikat dan 4 malaikat berikutnya hingga berjumlah 8 yang hadir seet kejadian seperti yang dituturkan oleh pembuat jimat tidak diketahui secara pasti. Betulkah mereka malaikat? Sangat meragukan. Lebih yakin merek adalah setan dari golongan jin yang sengaja menggoda manusia dan mnyesatkanna. Mereka adalah jin penyesat karena dilihat dari bacaan dan jimatnya bid’ah, puasanya juga syirik. Bila tanpa bidah dan syirik jin-jin tidak akan mau dijadikan khadam. Karena malaikat tidak mungkin dijadikan khadam oleh manusia. Karena malaikat hanya tunduk kepada Allah, bukan kepada-manusia. Semua malaikat adalah prajurit Allah, bukan prajurit manusia. (Lihat QS. Maryam: 64 dan at-Tahrim: 6).
Sebetulnya kita sudah diingatkan oleh Al-Qur’an agar waspada terhadap tipu muslihat syetan yang bermodus sosok Malaikat. Pada hari kebangkitan nanti Allah bertanya kepada para Malaikat-Nya tentang pebuatan orang-orang yang musyrik, “Dan ingatlah (pada waktu) Allah mengumpulkan mereka berfirman kepada para Malaikat : ‘Apakah mereka itu dahulunya menyembah kamu ? Para Malaikat menjawab : ‘Maha suci Engkau, Engkaulah Pelindung kami bukan mereka, justru mereka telah menyembah jin, kebanyakan mereka beriman jin itu”. (QS. Saba’: 34).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar